Showing posts with label Dunia IT. Show all posts
Showing posts with label Dunia IT. Show all posts

Thursday, February 28, 2013

Perbedaan bandwitdh Internet Mbps, MBps, Kbps dan KBps



Mungkin istilah ini sering muncul dalam periklanan maupun info tentang Hardware komputer. akan tetapi istilah ini tidak banyak yang mengerti arti dari sebuah simbol itu karena itu saya akan membagi sebuah wawasan untuk anda dan sekaligus juga untuk penunjang saya sendiri karena saya juga baru mengerti lebih detailnya lagi.

Untuk anda yang menggunakan layanan internet kiranya perlu mengetahui perbedaan dari Mbps, MBps, Kbps dan KBps agar anda tidak salah pilih terhadap memilih modem atau paket internet.

Contoh Permasalahan :
Misal :
User memilih paket data yang Super Advance dikiranya kecepatannya 3.1Mbps tapi bukti yang dirasakan oleh user adalah kecepatannya hanya 200 KBps.

Kita lihat dulu saja pengertian dari Mbps, MBps, Kbps dan KBps agar anda dapat memahaminya secara detail.

MBps   : Mega Byte per second
Mbps   : Mega bit per second
Kbps    : Kilo bit per second
KBps   : Kilo Byte per second
B          : Byte
b           : bit
1 Byte  : 8 bit

Sekarang mari kita bahas pengertian MBps dan Mbps
Perbedaan MBps dan Mbps bukan hanya dari bentuk hurufnya tapi hal itu memiliki perbedaan maknya diantaranya. Byte adalah satuan terkecil dalam satuan data digital yang memiliki ukuran tertentu. Contoh : File rar yang berukuran 26.000.000 Byte = 26.000 KB = 26 MB

Sedangkan bit adalah satuan terkecil "pembentuk" data digital dalam satuan besaran data. oleh karena itu dalam pengiriman suatu data menggunakan partikel bit sehingga dari sini  satuan bit lebih tepat sebagai kecepatan bandwidth dan untuk membentuk 1 byte dibutuhkan proses transfer data sebanyak 8 bit.

Untuk memperjelas anda lihat contoh di bawah ini :
Diketahui seseorang telah memilih paket internet dengan kecepatan data 512 Kbps akan tetapi kita pada saat download tidak memiliki kecepatan tersebut karena :

512 Kbps dibagi 8 bit = 64 KBps karena 1 bit = 8 bit

Jika dalam kecepatan transfer mencapai 512 Kbps maka disetarakan dengan byte akan menjadi 65536 byte atau 64 KB dalam satu detik sehingga jika anda ingin melihat video streaming tidak akan buffering karena tiap satu detik transfer yang didapatkan 64 KB.

Sekarang mari kita hitung complian dari user internet itu.
Kecepatan Internetnya 3,1 Mbps tapi saat mendownload sebuah file kecepatan transfer ratenya hanya 250 KBps.

3,1 Mbps = 3100 kbps berarti 3100/8 = 387,5 KBps

Complain USER yang cuma mendapatkan 200 KBps :

200 x 8 = 1600 KBps atau 1,6 MBps

Oke . .Memang kecepatan yang dijanjikan itu tidak sama dengan apa yang kamu dapat karena provider hanya memberi kamu 1,6 Mbps tapi kalau apa yang anda terima kurang dari itu anda harus protes dengan custumer service nya. Akan tetapi suatu cepat atau lambatnya kecepatan internet dapat dipengaruhi juga dengan settingan PC dan cuaca atau signal yang kamu dapat.

Questions :

Jika file 2 MB(Mega byte) atau 2048 KB diunduh dengan transfer rate 512 Kbps maka berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh file tersebut ?

 Jawaban :
  • Ubah Kbps menjadi KBps
512/8 = 64, jadi 512Kbps = 64 KBps
  • Bagi jumlah file tersebut dengan dengan transfer rate.
2048 KB dibagi 64 KBps = 32 second
Kesimpulannya : File 2 MB itu jika di download dengan kecepatan transfer rate 512 Kbps akan memakan waktu 32 detik

Catatan :

1 Kb = 1024 b
1 Megabyte (Mb) = 1024 Kb
1 Megabyte (Mb) = 1048576 b
Jika menggunakan satuan waktu, maka dihitung berdasarkan satuan bit per second (bps) :
512 Kbps = 512 x 1024 bps = 524288 bps
Jika dugunakan untuk ukuran file, hilangkan simbol ps
512 b = 512 x 1024 b = 524288 b
Semoga informasi yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya.
Terima Kasih . .
http://bookslocker.blogspot.com/2012/03/perbedaan-bandwitdh-internet-mbps-mbps.html

Wednesday, November 7, 2012

A. PENGERTIAN MAKALAH, PAPER, DAN JURNAL ILMIAH
 
I. Pengertian Makalah
Ada beberapa pengertian makalah, diantaranya sebagai berikut :
    1. Tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum di suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan;
    2. Karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi;
    3. Makalah adalah suatu karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup suatu perkuliahan;
    4. Karangan yang termasuk tugas pelajar selama pendidikannya di sekolah. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1988 : 546);
    5. Jenis tugas kuliah yang harus diselesaikan secara tertulis, baik sebagai hasil pembahasan buku (book report) maupun sebagai hasil karangan tentang suatu pokok persoalan. (A.E. Fachrudin,1988 : 214);
    6. Tugas penulisan untuk mengakhiri suatu satuan bidang studi dalam rentang waktu seperti semester dan sejenisnya guna memperlihatkan penguasaan atas bidang studi tersebut. (A.E. Fachrudin, 1988 : 214);
    7. Karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1999 : 616);
    8. Makalah adalah suatu karya tulis ilmiah mahasiswa mengenai suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup suatu perkuliahan. Makalah ini umumnya merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan suatu perkuliahan, baik berupa kajian pustaka maupun hasil kegiatan perkuliahan lapangan.
    9. Selembar kertas yang berisi pernyataan tertulis atau tercetak. (Kamus Istilah Karya Tulis Ilmiah, 2000 : 111);
    10. Uraian tertulis yang membahas suatu masalah tertentu dikemukakan untuk mendapat pembahasan lebih lanjut. (Kamus Bahasa Indonesia. W.J.S Poerwadarminta, 1994 : 496);
    11. Karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris – objektif. (E. Zaenal Arifin, 2000 : 2);
    12. Naskah semester. Biasanya paper dituntut oleh seorang dosen atas mata kuliahnya apabila semester akan berlangsung atau kuliah akan berakhir. Karangan tidak begitu panjang mungkin 10 – 15 halaman ukuran folio. (Drs. S. Imam Asyari, 1984 : 17);
    13. Karangan prosa, bukan cerita rekaan, yang membicarakan pokok tertentu. Biasanya makalah dimuat di majalah atau koran, tetapi makalah dapat juga merupakan sebuah buku antologi. (Panuti Sudjiman, 1990 : 50);
II. Pengertian Paper
Paper adalah tulisan yang memuat pembahasan dari sebuah topik tertentu dengan dukungan data dan argumen yang valid dan kuat.
Menulis paper adalah menghasilkan suatu pembahasan mengenai suatu tema tertentu dengan dukungan argumen yang cukup kuat. Untuk menghasilkan sebuah paper yang baik, sebaiknya harus melakukan riset, yakni melakukan investigasi terhadap topik anda dengan jalan membaca. Sumber bacaan bisa berupa buku, majalah, surat khabar atau sumber-sumber dari internet. Informasi yang anda peroleh dari berbagai sumber ini akan anda gunakan untuk mendukung poin-poin (argumen ataupun pernyataan) yang anda tulis dalam paper.

III. Pengertian jurnal Ilmiah
Jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan . Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan.
Jurnal ilmiah dianggap sebagai sumber informasi primer atau yang paling penting di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ilmiah berisi kumpulan artikel yang dipublikasikan secara periodik, ditulis oleh para ilmuwan peneliti untuk melaporkan hasil-hasil penelitian terbarunya. Karena itulah, keberadaan jurnal ilmiah merupakan hal yang penting untuk terus memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tulisan atau artikel yang dimuat dalam jurnal ilmiah, sudah mengalami proses peer-review dan seleksi ketat dari para pakar di bidangnya masing-masing. Proses peer-review ini dijalankan untuk menjamin kualitas dan validitas ilmiah artikel yang dimuat.
  
B. PERBEDAAN ANTARA MAKALAH, PAPER, DAN JURNAL ILMIAH
  I. Makalah :
a. Makalah adalah karangan ilmiah yang dibuat berdasarkan pengamatan dan atau penelitian tentang sesuatu hal yang biasanya untuk dipresentasikan pada suatu seminar, sidang, atau diskusi.
b. Diangkat dari suatu kajian literatur dan atau laporan pelaksanaan kegiatan lapangan.
c. Ruang lingkup makalah berkisar pada cakupan permasalahan dalam suatu mata kuliah.
d. Memperlihatkan kemampuan mahasiswa tentang permasalahan teoritis yang dikaji atau dalam menerapkan suatu prosedur, prinsip atau teori yang berhubungan dengan perkuliahan.
e. Memperlihatkan kemampuan para mahasiswa dalam memahami isi dari sumber-sumber yang digunakan.
f. Menunjukkan kemampuan mahaiswa dalam merangkai berbagai sumber informasi sebagai satu kesatuan sintesis yang utuh.
g. Terdiri dari tiga bagian pokok (Pendahuluan, Isi, dan Kesimpulan)
II. Paper
a. Paper adalah artikel ilmiah yang ditulis dalam format tertentu. Biasanya
paper adalah hasil penelitian baru. Tetapi paper bisa juga merupakan review
dari penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnya.
b. Terdiri dari tiga bagian pokok (Topik, Data, dan Argumen)
III. Jurnal Ilmiah
a. Jurnal (journal) ilmiah adalah media (semacam majalah) tempat dipublikasikannya paper-paper. Jurnal yang baik memiliki mekanisme peer-review untuk menyeleksi untuk menentukan apakah sebuah paper yang di submit ke jurnal tersebut layak diterbitkan atau tidak yang berisi bahan ilmiah.
b. Pembuatan jurnal ilmiah harus dilandasi dengan suatu penelitian ilmiah.
c. Berisi kumpulan artikel yang dipublikasikan secara periodik, ditulis oleh para ilmuwan peneliti untuk melaporkan hasil-hasil penelitian terbarunya.

Wednesday, March 14, 2012

Crystal Report pada Delphi 7

Source Kode Report Delphi 7 dengan Crystal Report...

Berikut ini ada sintak untuk membuat laporan atau report menggunakan crystal report. Yang di letakkan pada sebuah Button atau tombol pada Event On Click..

Langsung aja....

1. Sintac report untuk membuat report berdasarkan periode tanggal tertentu....

procedure Tfrm_cetak_pinjaman.Button1Click(Sender: TObject);
begin
With CrystalReport1 do
begin
ReportFileName := 'lap_pinjaman.rpt';
SelectionFormula:='{tbl_pinjaman.tanggal_pinjam} >= Date (' + RightStr(DateToStr(DateTimePicker1.Date),4) + ',' + MidStr(DateToStr(DateTimePicker1.Date),4,2)+ ',' + LeftStr(DateToStr(DateTimePicker1.Date),2) + ')' +
' and {tbl_pinjaman.tanggal_pinjam} <= Date (' + RightStr(DateToStr(DateTimePicker2.Date),4) + ',' + MidStr(DateToStr(DateTimePicker2.Date),4,2)+ ',' + LeftStr(DateToStr(DateTimePicker2.Date),2) + ')';
Destination:= crptToWindow;
WindowState:=crptMaximized;
RetrieveDataFiles;
Action:=1;
end;
end;

//=================================================================================

2. Sintac report untuk membuat report seluruh data atau tanpa kkriteria tertentu...

procedure Tfrm_cetak_pinjaman.Button1Click(Sender: TObject);
begin
With CrystalReport1 do
begin
ReportFileName := 'lap_pinjaman.rpt';
SelectionFormula:='';
Destination:= crptToWindow;
WindowState:=crptMaximized;
RetrieveDataFiles;
Action:=1;
end;
end;

Thursday, December 15, 2011

Transparent Proxy di Linux

Transparent Proxy di Linux?? Jadi gampang kalo pakai cara ini:

Mungkin dari sebagian anda yang suka ngoprek linux pernah bermain-main dengan yang namanya squid, transparent proxy. Pengertian transparent proxy sendiri kurang lebih sebagai berikut :

Merupakan suatu teknik agar Squid Proxy menjadi transparent atau tidak terlihat, maksudnya jika biasanya kita memasukkan alamat proxy pada setiap browser (firefox, etc..), jika transparent proxy diterapkan maka pada browser tidak akan kelihatan kita memasukkan alamat proxy kita.Sebelum memasukkan perintah transparent proxy pada squid, maka kita harus melakukan perintah iptable agar dapat meredirect port yang ada pada komputer client. Maksudnya jika squid kita set pada port 3128, maka permintaan client yang umumnya internet itu berada pada port 80 maka kita harus meredirect port 80 dari client tersebut ke port proxy kita yang berada pada port 3128.IP Forwarding, agar transparent proxy dapat diterapkan, maka kita harus mengaktifkan Ip Forwarding dengan memberikan nilai 1 pada file “/proc/sys/net/ipv4/ip_forward” dengan cara :
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Tetapi perintah tersebut harus kita jalankan auto startup, agar jika komputer squid mati kita tidak perlu repot2 menjalankan perintah tersebut secara terus menerus.

Monday, December 12, 2011

Proxy Server

Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bandwith, biasanya dalam suatu jaringan lokal dipasang suatu proxy server. Proxy server punya kemampuan untuk melakukan filter situs yang dikunjungi maupun filter terhadap pengunjung, sehingga Proxy server dalam hal ini dapat berlaku sebagai suatu firewall. Selain itu, Proxy server juga punya kemampuan untuk menyimpan file-file yang berasal dari situs yang pernah dikunjungi. Proxy server yang punya kemampuan untuk menyimpan permintaan data ini disebut dengan server Cache.

Proxy server adalah server yang diletakkan antara suatu aplikasi klien dan aplikasi server yang dihubungi. Aplikasi klien dapat berupa browser web, klien FTP, dan sebagainya. Sedangkan aplikasi server dapat berupa server we, server FTP dan sebagainya. Proxy server yang diletakkan diantara aplikasi klien dan aplikasi server tersebut, dapat digunakan untuk mengendalikan maupun memonitor lalu lintas paket data yang melewatinya.

Contoh sistem operasi Proxy server yang sering digunakan adalah Squid, Free Bsd, Mikotrik, dan sebagainya.

Thursday, December 1, 2011

Instal Komponen Skin Delphi 6.0

1. Block semua file yanag ada pada folde D6 yang berisi semua file-file acntD6 dan Copy semua.
















2. Paste semua file acntD6 yang telah dikopy ke direktory:
C:\Program Files\Borland\Delphi6\Lib

3. Instal file acntD6 dengan cara Open file acntD6



































4. Kemudian Buka Tab AlphaLite dan masukkan komponen sSkinManager1 dan komponen sSkinProvider1 untuk mengaktifkan skin







5. Kemudian Pilih directory dimana file-file Skin berada.










6. Kemudian Pilih Skin Name yg diinginkan










7. Kemudian Jalankan Program, silahkan lihat hasilnya……….menarik bukaan……………….
selamat mencoba……………

Pemrograman Delphi 7

CARA INSTAL PACKAGES QUICK REPORT PADA DELPHI 7

1. Jalankan Aplikasi Borland Delphi 7, kemudian pilih menu komponen-Insral Packages, seperti pada gambar berikut ini







2. Pilih Add seperti pada gambar berikut ini



















3. Cari komponen dclqrt/u.bpl pada folder Bin seperti pada gambar berikut ini















4. Kemudian silakan Checklist QuickReport Components baru kemudian klik OKE, seperti pada gambar berikut ini




















5. Langkah terakhir silahkan cari tab QReport, seperti pada gambar berikut ini











6. Selesai…..mudah kan…..

Wednesday, November 2, 2011

PEMROGRAMAN DELPHI

PENYIMPANAN DATA GAMBAR PADA BASIS DATA INTERBASE
DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI 6

Penyimpanan Data ke dalam Tabel
Untuk membuat aplikasi penyimpan data, dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Membuat project baru dalam Delphi
b. Membuat form baruc. Didalam form baru pada nomor b, diberikan komponen-komponen:
- TSpinEdit : untuk memilih nomor gambar- TEdit : Untuk menampung data nama file gambar
- TButton : untuk perintah pencarian file gambar dan untuk perintah
penyimpanan data gambar ke database- TopenDialog : sebagai engine pencari file
- Tquery : sebagai penghubung aplikasi dengan database
- Timage : sebagai media untuk menampilkan data gambar yang akandisimpan
Gambar 1. Komponen Aplikasi Penyimpan Gambar

d. Pada komponen query1 isikan properti-properti databasename dengan nama
alias database TesBlob
e. Double click pada button1 dan ketikkan kode-kode program berikut ini:
procedure TFrmMenyimpan.Button1Click(Sender: TObject);
begin
try
Query1.Open;
Query1.Append;
Query1DATA.LoadFromFile(Edit1.Text);
Query1NOMOR.AsInteger := SpinEdit1.Value;
Query1.Post;exceptMessageDlg('Data dengan kode gambar '+
SpinEdit1.Text +' sudah ada', mtInformation,[mbOK],0);
end;
end;
procedure TFrmMenyimpan.Button2Click(Sender: TObject);
beginif OpenDialog1.Execute thenbegin
Edit1.Text := OpenDialog1.FileName;Image1.Picture.LoadFromFile(
OpenDialog1.FileName);
end;
end;
f. Untuk menjalankan program aplikasi penyimpan gambar tekan Tombol F9.
Gambar 2, menunjukkan hasil eksekusi program penyimpan gambar.
Gambar 2. Aplikasi Penyimpan Gambar
Mengakses Data dari tabel
Untuk membuat aplikasi pengakses data gambar, dilakukan langkah-langkah sebagai
berikut:
a. Membuat project baru dalam Delphi
b. Membuat form baru
c. Didalam form baru pada nomor b, diberikan komponen-komponen:
- TSpinEdit : untuk memilih nomor gambar
- Tquery : sebagai penghubung aplikasi dengan database- Timage : sebagai media untuk menampilkan data gambar yang diakses
Gambar 3. Komponen Aplikasi Pengakses Gambar

d. Pada komponen query2 isikan properti-properti databasename dengan nama
alias database TesBlob
e. Berikan even onchange pada komponen SpinEdit. Adapun even yang diberikan
adalah:
procedure TFrmMenampilkan.SpinEdit2Change(Sender: TObject);
begin
Query2.Close;
Query2.SQL.Clear;
Query2.SQL.Add('select data from '+
'datablob where nomor = :nomor');Query2.ParamByName('nomor').AsInteger :=
SpinEdit2.Value;
Query2.Open;
Image2.Picture.Bitmap.Assign(Query2Data)
end;
f. Jalankan program aplikasi dengan menekan tombol F9. Aplikasi ini akan
menampilkan data-data gambar yang ada dalam basis data sesuai dengan
nomor yang dipilih pada splinedit. Gambar 4 menunjukkan hasil aplikasi.
Gambar 4. Aplikasi Pengakses Gambar

Wednesday, July 27, 2011

Cara Memperbaiki Flasdisk

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Terbaca Di Komputer. Kali ini saya akan memberikan Trik Seputar Flasdisk yaitu tentang Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Terbaca Di Komputer. Trik ini sebenarnya adalah request dari teman saya yang mengalami masalah yang sama, oleh karena itu saya ingin membagikannya kepada anda semua. Pernahkah anda mengalami ketika sedang ingin mengambil data yang penting di komputer kantor atau warnet melalui Flasdisk dan saat membuka Explorer Flasdisk anda tersebut tidak terdeteksi.,.,.,.???
Tanda bahwa Flasdisk anda tidak terdeteksi biasanya biasanya ditandai dengan tidak munculnya ikon “removable hardware” pada system tray (taskbar pojok kanan bawah). Selain itu ada juga jenis flashdisk yang muncul tanda ikon flasdisknya namun saat di klik muncul tulisan format dan berbagai pesan kerusakan flashdisk lainnya.

Tanda lain adalah tidak adanya tanda drive Universal Serial Bus di singkat USB flash disk di Windows Explorer. Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.

Oleh karena itu cara untuk memperbaiki Flasdisk tersebut adalah dengan cara :
1. Sebelum memastikan bahwa usb flasdisk rusak, cobalah di komputer lain terlebih dahulu. Ada kalanya yang rusak bukanlah usb flashdisk, namun usb drive di komputer.

2. Konflik system hardware. Ada kalanya kerusakan karena konflik pada system komputer sehingga komputer tidak dapat mendeteksi keberadaan flashdisk. Ini ditandai dengan flashdisk terdeteksi tapi tidak terbaca di komputer. Cara memperbaikinya adalah dengan colokkan usb flasdisk ke komputer dan restartlah komputer. Jika setelah restart komputer, usb flashdisk masih tetap tidak terbaca. Pergi ke Control Panel dan uninstall usb drive. My Computer -> Control Panel -> System Setelah System terbuka, pada tab hardware, klik device manager dan cari tulisan Universal Serial Bus Controller. Cari hardware yang bertanda kuning. Jika ada klik hardware tersebut dan klik uninstall lalu restart kembali komputer/laptop.

3. Jika cara di atas telah di lakukan, namun flasdisk tersebut masih belum juga bisa di baca. Maka besar kemungkinan adalah kerusakan hardware. (Akibat sering di cabut lansung tanpa konfirmasi melalui PC)

4. Jenis kerusakan lain pada USB adalah setiap kali di klik, maka timbul tulisan format flashdisk. Jika ini yang timbul, maka caranya adalah klik format untuk memformat flashdisk tersebut.

5. Apabila semua cara di atas masih tetap tidak bisa Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Terbaca Di Komputer, maka hal yang harus anda lakukan adalah DI LEM BIRU (Dilempar lalu Beli yg Baru). he he he

Thursday, April 29, 2010

Cara Mewarnai Baris Tertentu pada DBGrid Delphi

procedure TForm1.DBGrid1DrawColumnCell(Sender: TObject;
const
Rect: TRect;
DataCol: Integer;
Column: TColumn;
State: TGridDrawState);
var x,y:Integer;
begin
x:=Q.RecNo;
y:=x mod 2;

case y of
0: DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clWhite;
1: DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clMoneyGreen;
end;
DBGrid1.Canvas.Brush.Color :=ClBlack;
DBGrid1.DefaultDrawColumnCell(Rect, DataCol, Column, State);
if Q.FieldByName('nama_pt').AsString='LPBM Teknokrat' then
DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clYellow;
DBGrid1.DefaultDrawColumnCell(Rect, DataCol, Column, State);
end;

Lihat Hasilnya

Cara Mewarnai Baris pada DBGid Delphi

procedure TForm1.DBGrid1DrawColumnCell(Sender: TObject;
const
Rect: TRect;
DataCol: Integer;
Column: TColumn;
State: TGridDrawState);

var x,y:Integer;

begin
x:=Q.RecNo;
y:=x mod 2;

case y of
0: DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clWhite;
1: DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clMoneyGreen;
end;
DBGrid1.Canvas.Brush.Color :=ClBlack;
DBGrid1.DefaultDrawColumnCell(Rect, DataCol, Column, State);

Lihat Hasil

Tuesday, October 27, 2009

Info Terbaru


Saturday, 15 March 2008
Berikut trik-trik untuk mempercepat Windows XP, efektifitas trik-trik ini mungkin berbeda2, tip-tip berikut mungkin bisa
membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry
sebelum tweaking.
1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.
Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak
terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktifkan)
maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.
- Alerter
- Clipbook
- Computer Browser
- Distributed Link Tracking Client
- Fast User Switching
- Help and Support - (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)
- Human Interface Access Devices
- Indexing Service
- IPSEC Services
- Messenger
- Netmeeting Remote Desktop Sharing
- Portable Media Serial Number
- Remote Desktop Help Session Manager
- Remote Procedure Call Locator
- Remote Registry
- Remote Registry Service
- Secondary Logon
- Routing & Remote Access
- Server
- Telnet
- TCP/IP NetBIOS Helper
- Upload Manager
- Universal Plug and Play Device Host
- Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
- Workstation
Cara mendisable service diatas:
- Klik start>Run>ketik "services.msc"
- Dobel klik service yg hendak diubah
- Ubah startup type menjadi 'Disable"2. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan
ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable
system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.Buka Control Panel
- Klik Performance and Maintenance
- Klik System
- Klik System Restore tab
- Klik 'Turn off System Restore on All Drives'
- Klik 'Ok'3. Defrag Pagefile
Keeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to
creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn't get impacted by normal disk usage.
Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your
pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:
- Download and Run PageDefrag,
- kasih centang pada "Defrag at next Reboot",
- Klik OK
- Reboot4. Mempercepat akses Folder - dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan
seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua
sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie
1. Start>Run>regedit
2. "HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem"
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih 'DWORD Value'
bikiEn.cOm
http://www.bikien.com Powered by bikiEn.cOm! Generated: 6 February, 2009, 20:58
4. Bikin DWORD Value dengan nama 'NtfsDisableLastAccessUpdate'
5. Klik kanan pada value baru terus pilih 'Modify'
6. Ubah data menjadi '1'
7. Klik 'OK'
5. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll.
Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal),
untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih "No Sounds" dari Sound Scheme
5. Klik "No"
7. Klik "Apply"
8. Klik "OK"
6. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot
Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan
pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg
satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari "Enable" dibagian kanan regedit
5. Klik "Modify"
6. Pilih "Y to enable"
7. Reboot
Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.
7. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih
cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita,
SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. "msconfig.exe">ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik "ConservativeSwapfileUsage=1"
6. Klik OK
7. Restart
8. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay
ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\"
4. Pilih/Sorot "MenuShowDelay"
5. Klik kanan dan pilih "Modify'
6. Ketik angka "100" (aslinya 400)
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
9. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan,
silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
bikiEn.cOm
http://www.bikien.com Powered by bikiEn.cOm! Generated: 6 February, 2009, 20:58
3. Pada kotak 'target', tambahkan ' /prefetch:1' diakhir kalimat.
4. Klik "Ok"
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.
10. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. 'Regedit'>OK
3. 'HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\'
4. Sorot 'WaitToKillAppTimeout'
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi '1000' (aslinya 20000)
7. Klik 'OK'
8. Sorot 'HungAppTimeout'
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi '1000'
11. Klik 'OK'
12. 'HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop' sorot WaitToKillAppTimeout'
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke '1000' (aslinya 20000)
16. Klik 'OK'
17. 'HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\' sorot 'WaitToKillServiceTimeout'
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi '1000'
21. Klik 'OK' sumber : berbgai macam sumber

Wednesday, April 1, 2009

RANGKAIAN ROBOT

Rangkaian robot penerima tamu ini menggunakan mikrokontroler ATMega8535L, sedangkan program kontrollernya menggunakan bahasa assembly (Assembler) dengan kompiler AVR Studio4 dan Ponyprog. Sedangkan untuk mengontrol Motor DC menggunakan IC L293D. Sedangkan untuk mendeteksi jarak jarak robot dengan tamu pengunjung menggunakan sensor SRF04. (by amarudin)

Saturday, March 7, 2009

Enkripsi dan Deskripsi pada Visual Basic


Enkripsi adalah merupakan kegiatan penyandian data dengan tujuan agar data yang ada tidak dapat dibaca secara langsung oleh orang yang tidak berhak, contohnya password. Di sini saya akan mencoba untuk membahas tentang cara melakukan enksripsi dengan memanfaatkan operator XOR.

Operator XOR selain dapat digunakan untuk menyandikan data juga sekaligus dapat digunakan untuk mengembalikan data yang sudah disandikan kebentuk semula (dekripsi). Hal ini disebabkan karena karakteristik yang dimiliki oleh operator XOR tersebut.

Operator XOR selain dapat digunakan untuk menyandikan data juga sekaligus dapat digunakan untuk mengembalikan data yang sudah disandikan kebentuk semula (dekripsi). Hal ini disebabkan karena karakteristik yang dimiliki oleh operator XOR tersebut.
Enkripsi adalah merupakan kegiatan penyandian data dengan tujuan agar data yang ada tidak dapat dibaca secara langsung oleh orang yang tidak berhak, contohnya password. Di sini saya akan mencoba untuk membahas tentang cara melakukan enksripsi dengan memanfaatkan operator XOR.

Berikut ilustrasi dari karakteristik XOR dalam suatu operasi bilangan biner.

Kode Program

Option Explicit

Private Function cipher (ByVal text As String, _
ByVal crypNum As Byte) As String
Dim i As Byte
Dim temp As String

temp = Empty

If Len(text) > 0 Then
For i = 1 To Len(text)
temp = temp & Chr((Asc(Mid(text, i, 1)) Xor crypNum))
Next
End If
cipher = temp
End Function

Private Sub Form_Load()
Show
txtDataAsli.SetFocus
txtDataHasil.Enabled = False
optEnkripsi.Value = True
End Sub

Private Sub optEnkripsi_Click()
txtDataHasil.text = Empty
txtDataHasil.Enabled = False

txtDataAsli.Enabled = True
txtDataAsli.SetFocus
txtDataAsli.SelStart = 0
txtDataAsli.SelLength = Len(txtDataAsli.text)
End Sub

Private Sub optDekripsi_Click()
txtDataAsli.text = Empty
txtDataAsli.Enabled = False

txtDataHasil.Enabled = True
txtDataHasil.SetFocus
txtDataHasil.SelStart = 0
txtDataHasil.SelLength = Len(txtDataAsli.text)
End Sub

Private Sub cmdOK_Click()
If optEnkripsi.Value Then
txtDataHasil.text = cipher(txtDataAsli.text, 17)
Else
txtDataAsli.text = cipher(txtDataHasil.text, 17)
End If
End Sub

Basic Linux Command

Instruksi Dasar

Linux punya instruksi dasar yang diwariskan turun temurun :) Karena berbasis UNIX, maka instruksi dibawah ini umumnya Kompatible untuk semua distro linux, keluarga BSD,dan Solaris.

Untuk menjalankan instruksi di Linux, gunakan Terminal atau Shell. Ada banyak program shell, salah satu yang paling banyak digunakan adalah BASH (Bourne Again Shell)

Memang instruksi di linux mirip dengan instruksi ala DOS tempo dulu :) Tapi bedanya, instruksi di Linux sangat “powerfull” sedang instruksi DOS sangat “sontoloyo” alias lemot - lemah otak ! Hehehe

cat
Perintah untuk menampilkan isi teks file cat [namafile]
#cat /etc/rc.d/rc.module
$cat /tmp/suratcintabuatkamu

cd
Perintah untuk Pindah direktori

$ cd [nama direktori]
$ cd /home/mic/picture

maka direktori aktif akan berpindah ke /home/mic/picture

cfdisk
Perintah untuk mempartisi hardisk
#cfdisk /dev/sda

chfn
change finger information -perintah untuk merubah finger informatin user

chfn [user name]
$ chfn mic

chgrp
Memilih group owner dari sebuah file/direktori (hanya root yang bisa melakukannya ! )

#chgrp [group] [file/direktori name]
#chgrp eagle /tmp/raptor/data/test1.doc
#chgrp eagle -r /tmp/raptor/picture

r=recursive

chmod
Perintah untuk Mengubah mode proteksi /file permission file atau direktori

$ chmod [permission] file/direktori

RWX RWX RWX
Owner Group Other

$ chmod 755 /home/mic/picture/*.*
RWXRWXRWX
111101101


$ chmod 700 /home/mic/secret
rwxrwxrwx
111000000

clear
Perintah untuk membersihkan layar
$clear

cp
Perintah untuk Mencopy file

$ cp [source] [destination]
$ cp sakura.jpg /home/mic/picture

maka file gambar sakura.jpg akan dipindahkan ke direktori /home/mic/picture

grep
Perintah untuk melakukan scan file terhadap karakter tertentu
grep "pattern" filename
$grep “love” /tmp/doc/*
halt
Perintah untuk meng-halt system (hanya root yang bisa ! )

#halt –h now

Matikan system sekarang !!

init*
Perintah melakukan perpindahan antar level.

init 0123456

0=halt the system
1=single user mode
2=multi user without NFS
3=Full Multi user
4=unused
5=start X window
6=reboot system

# init 6
reboot
# init 5
startx window

Umumnya default adalah init 3

ln- Symbolic Link
Perintah untuk memberikan nama link terhadap suatu file
$ ln -s [file] [ link name]
$ ln -s /home/mic/picture/sakura.jpg saku

locate*
Perintah untuk pencarian file dengan cepat

locate [file name]
$locate UAS_Elektro2005.doc

ls
Perintah untuk Melihat isi direktori

$ ls

Akan ditampilkan isi folder Anda.

$ ls -la

akan ditampilan isi folder lengkap dengan hak akses (file permission)

mkdir
make directory- perintah untuk membuat direktori

#mkdir /mnt/flashdisk
#mkdir 755 /tmp/musik/dangdut

mv
Perintah untuk Memindah file /direktori

$ mv [source] [destination]
$ mv sakura.jpg /home/mic/picture
file sakura.jpg akan dipindahkan ke direktori /home/mic/picture
Hati-hati ! memindah berbeda dengan mencopy lho !

$ mv sakura.jpg bunga.jpg

Nama file sakura.jpg berubah menjadi bunga.jpg

$ mv /home/mic/picture /home/mic/gambar

Direktori /home/mic/picture berubah nama menjadi /home/mic/gambar

ping
Perintah untuk mengecek keaktifan suatu komputer/server dalam jaringan

ping [hostname/IP number]
#ping skylarx2
#ping 192.168.0.17
#ping www.yahoo.com (jika terhubung ke-internet)

pkgtool
Perintah pada slackware untuk menambah, meremove, melihat program. Pkgtool juga dapat digunakan untuk mengatur konfigurasi global sistem Linux. (Hanya berlaku bagi root ! )
#pkgtool

pwd
Perintah untuk melihat direktori aktif

$ pwd

Jika Anda berada di /home/mic/lagu/avril, maka setelah mengetikkan pwd akan muncul

/home/mic/lagu/avril

rm
Perintah untuk Menghapus file /direktori
$ rm [file name]
$ rm /home/mic/gambar/bunga.jpg
$ rm -r /home/mic/gambar
$ rm /tmp/musik/barat/asktoomuch.mp3

pada contoh ke-3, penggunaan r akan menyebabkan semua file dan folder /home/mic/gambar akan ‘amblas’ :) (r= recursive)

rmdir
remove direktory - perintah untuk meremove directory


#rmdir /tmp/musik/dangdut/omairama

shutdown
Perintah untuk shutdown

Shutdown
#shutdown -h now
shutdown tanpa ada peringatan.
#shutdown -t 15
shutdown 15 detik lagi…..cepat save file Anda ! hehehe
#shutdown -r now
merestart komputer !

startx
Perintah untuk mengaktifkan system X window — (perintah paling populer :) )
$startx

Jika terjadi “kecelakaan” tekan Ctrl-Alt-Backspace untuk keluar dari system X window

su
Menjadi superuser atau log sebagai user ID lain

$su [username]
$su
password :***************
# (sudah sebagai superuser)
$su michael
password :***************
$ (log sebagai michael)

top
Perintah untuk mengetahui proses yang terjadi

$top

touch
Perintah untuk membuat file kosong
touch [file name]
$touch /tmp/cobadeh

useradd /userdel*
Perintah untuk menambah /menghapus user (hanya root yang bisa! )
useradd [user name]

#useradd swe4tg1rl
#userdel rajajud1

which
Perintah untuk menunjukan letak file yang diakses
which [file name]
$which /tmp/data

whereis
Perintah untuk mencari sebuah file
Whereis [namafile]
$whereis bab2.doc

xinit
Init X window tanpa perlu masuk ke window manager